Pura-pura
Jika kita belum menjadi apa yang kita inginkan (yang baik tentunya) maka berlakulah seolah-olah sudah menjadi atau akan menjadi pribadi yang kita inginkan tersebut
Apabila kita konsisten pura-pura seolah-olah sudah menjadi, cepat atau
lambat kita akan menjadi terbiasa, dan sering tanpa kita sadari,
kita sudah menjadi pribadi yang kita inginkan tersebut
Pura-pura adalah cara untuk membangun kualitas pribadi yang lebih
dewasa, yang lebih tinggi kelasnya, karena orang-orang yang berada pada
kelas di bawah tidak memiliki kualitas-kualitas untuk ditampilkan pada pergaulan kelas di atasnya
Berpura-pura ini tidak negatif karena berpura-pura adalah cara untuk
membayar di muka sesuatu kedewasaan yang kita belum miliki
Berpura-pura untuk tidak takut, tidak nervous tampil di lingkungan yang
lebih senior - bukan sebuah dosa, bukan sebuah penipuan tetapi upaya
penyelamatan diri, sehingga kita bisa tampil pada kedewasaan yang belum kita miliki
Pura-pura itu sesuatu yang perlu dan mohon dibedakan dengan kepalsuan
Mungkin memang ada orang-orang yang diberi kelebihan dapat meramalkan masa depan, namun banyak juga yang pura-pura, palsu atau mengaku dapat meramal. Terlepas palsu atau tidak peramalnya dan apapun ramalannya, memang seharusnya kita harus lebih teliti dalam menilai keadaan ataupun kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi, agar kita tidak tertipu
Maka jelaslah pandangan kita, jelaskanlah pengertian kita dalam
menghadapi masa depan yang sudah mulai datang pada detik berikut ini dan
detik-detik berikutnya
Kepura-puraan yang baik dan kepalsuan datang kepada kita dalam pakain
yang sama
Sehingga dibutuhkan satu cara untuk membedakan kepura-puraan yang baik
dan kepalsuan yang bisa merugikan kita
Cara yang paling sederhana adalah bertanya, apakah kepura-puraan ini,
apakah kepalsuan ini mendatangkan kebaikan bagi saya
Atau apakah kepura-puraan yang ditujukan kepada saya ini, menjadikan
saya menjadi orang yang lebih baik, lebih penting, lebih berguna bagi
orang lain
Apakah cara yang digunakan orang, semanis apapun cara yang disampaikan
kepada saya, apabila itu membuat saya merugikan saya sendiri, merugikan
orang lain, maka cara-cara itu selalu cara-cara yang harus dicurigai
Orang-orang yang teliti menilai setiap pendekatan kepada dirinya menjadi
orang-orang yang lebih sulit tertipu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar