Judul: Problematika Anak Kampus
Pengarang: Azam Syukur Rachmatullah
Penerbit: Quranic Media Pustaka
Cetakan: Februari 2005
ISBN: 979-99276-0-9
Siapa yang tidak ingin mendapat sebuah gelar yang disebuah” Mahasiswa” Gelar ini dipandang cukup bergengsi, karena tidak semua orang bisa mengenyam bangku perkuliahan.meski demikaian bukan berarti sebagai seorang mahasiswa bebas dari segala problematika kehidupan kan??. Berbicara mengenai mahasiswa dan dunia kampus rasanya, banyak hal yang menarik untuk di bahas. Sebut saja mahasiswa dengan segala permaslahan yang ada. Anak kampus memang disadari maupun tidak disadari dalam perjalananya sebagai “mahasiswa” akan menjumpai berbgai problema yang berkaitan dengan problem secara internal maupun eksternal. Permasalahan internal yang dialami biasanya berkaitan dengan motivasi diri dan kemalasan. Sedangkan permsalahan eksternal dari anak kampus ini di pengaruhi oleh latar belakang pergaulan.
Buku yang berjudul problematika anak kampus ini berisi 10 bab ini cukup menambah pemahaman kita mengenai mahasiswa dan dunianya. Pada Bab 1 di bahas mengenai “niat mahasiswa dalam menjalani perkuliahan”,kenapa “niat” dijadikan bab pertama yang dibahas??yah,, karena memang segala sesuatu memang di awali oleh niat,, inna a’malu binniat”. Sering sekali kita jumpai bahwa mahasiswa kuliah pada awalnya menggebu- gebu namun karena pengaruh lingkungan sosial atau ergaulan niat itu kian lama tergadaikan dan semangat kuliah pun teracuni oleh syaitan berwujud kemalasan. Bergam jenis kemalsan yang menjankiti mahasiswa yang niat sudah tergadaikan antaralain: malas kuliah, malas belajar hingga malas beribadah.
Masih berhubungan dengan bab 1, pada bab 2 dan 3 membahas mengenai manajemen dalam membagi waktu dan permasalahan naik turunnya Ip berkaitan dengan semangat belajar. Pada awal semester IP bisa saja sangat memuaskan, namun sering pula kita temui bahwa Ip pada semesteer- semester selanjutnya anjlok. Hal ini terjadi karena penyakit malas yang telah membuat mahasiswa tidak bisa mempertahankan IP- nya. Ada beberapa faktor yang dikemukakan penulis mengenai penyebab mahasiswa malas kuliah anatara lain: Jurusan yang diambiltidak sesuai harapan,tidak senang terhadap dosen pengampu matakuliah,lebih merasa asyik dengan dunia oganisasi.masalah bagi membagi waktu juga menjadi hal urgent yang mempengaruhi perjalanan kuliah mahasiswa, ada tipe akademis, tipe organisatoris dan juga tipe workr.lalu bagaimanakah tipe mahasiswa ideal?anda akan menemukan jawabanya di buku berukuran 11 x 17,5 cm ini.
Nah pada bab 4,7 dan 10 dibahas mengenai masalah seks bebas, dunia malam mahasiswa serta masalah kuliah yang tersubordinasikan gara- gara masalah pacaran.kehidupan mahasiswa yang 99% jauh dari pengawasan orang tua ini seolah –olah mereka merasa merdeka merdeka dalam melalkukan segala hal, termasuk dalam kehidupan pribadinya berkaitan dengan kisah percintaanya.
Selanjutanya penulis juga memaparkan mengenai tipe mahasiswa yang malas belajar dengan sistem kebut SKS atau mahasiswa yang jarang/ tidak pernah “menyentuh” buku, walhasil kadang banyak tugas- tugas kuliah yang kurang maksimal pengerjaanya. Sebenarnya tidak harus kita membeli buku,ada jalan lain dengan “harga yang lebih mahasiswa” seperti fotocopy ataupun dengan rajin mengunjungi perpustakaan.
Buku ini di kemas dengan bahasa yang mudah dipahami dan tidak menjenuhkan. Gaya penuturan sang penulis cukup mudah di mengerti karena disertai dengan contih langsung dikehidupan sehari- hari. Namun, mungkin jika didalam buku ini disertai ilustrasi gambar akan membuat buku ini menjadi lebih interest untuk ”dilahap”.
Kehadiran buku ini sanagt cocok dibaca oleh masyarakat pada umumnya dan mahasiswa secara khusus, karena dalam buku ini dselain membahas mengenai problematika anak kampus, juga disertai dengan solusinya.